21/01/12

confenssion of desperado Part 1

pernah suatu malam saya menangis, berpikir...
menangis untuk orang yang begitu mencintai saya dan saya cintai...
lalu berkaca dan mencoba melihat keadaan dan situasi ini ini lebih dalam...


ini masalah ego yang tak terbendung, masalah ego yg belom bisa meredam
atau  positifnya saya berpikir ini adalah masalah  hal yang saya inginkan dalam hidup saya sebagai prinsip dan tujuan hidup.


bukankah penemuan hebat abad ini adalah manusia dapat menjadi apa yg dia inginkan lewat pemikirannya, lewat mindset yg diaturnya sendiri...
Dan saya...
Salahkah saya menjadi apa yang saya inginkan...???
Memang kelihatannya tidak manusiawi ketika kita harus mengorbankan perasaan orang lain untuk membiarkan kita melakukan hal yang ingin kita ciptakan dalam hidup...
Terlalu perih jika kita memaksakan kehendak hingga kita akhirnya mengacuhkan mereka...


dan saya belom bisa menyeimbangkan diri saya dengan keadaan ini..
itulah mengapa terkadang saya berpikir utk tidak membuat merekaa terlukaa..
namun bagaimana caranya ketika mereka mendekap kita terlalu erat??
sedang mereka tidak menginginkan ke out-of-the-box an saya??


menyampaikan keinginan saya , saya bisa
memaksakan keinginan saya itu yang saya tidak bisa...


lalu...ketika hidup ini tidak hanya ada beberapa subjek objek dan predikat saja, semua makin keliatan lebih beragam,
bercampur aduk..
dan kembali otak ini mendapat tambahan ekstra pikiran yg mix


ada kebiasaan saya yang terkadang sedikit mempengaruhi..
terkadang saya menjadi pengambil keputusan dan menjadi pemimpin yang diikuti kata2nya..
sehingga terkadang selalu berpikir mengambil keputusan sendiri dan berpikir sendiri bagaimana baiknya agar baik juga buat lainnya..


lalu saya berpikir bagaimana baiknyaa...
sampe kadang lupa,sebenarnya kita tidak sendiri untuk memikirkan masalah2 dalam hidup ini..
ALLAH mengirimkan mereka yg disekitar kita untuk membantu hidup kita.memudahkan hidup kita, seharusnya kita tau itu..
namun kepala ini kadang tetap tidak bisa..tidak bisa..
sehingga kadang ketololan yang melanda diri ini..
lalu lose control dan hancuur...


To be continued...

Tidak ada komentar: